Wednesday, February 22, 2012

Di antara...

Ketika hati sudah menentukan pilihan , pada sosok yang tawadhu . Sosok yang memiliki seonggok hati yang tunduk pada Sang Maha Pencipta . Mengantarkan jiwa pada sebaris asa sederet harapan . Alangkah bahagia jika ia tak bertepuk . Menimbun rindu yang kian bertumpuk . Menetapkan hati untuk setia pada rasa . Karena kecerendunganku adalah setia . Menunggu dan akan terus menunggu hingga menjadi halal . Namun Sang Maha Pembuat Keputusan mempertemukan aku dengan hamba-Nya , seorang ustad yang ingin menyempurnakan agamanya bersamaku kelak . Hatiku dipenuhi rasa bimbang , antara cintaku atau dia yang lebih dulu menyatakan itu . Jika sajaa bukan ustad itu yang mengatakan , jika sajaa dia yang ada dihatiku yang mengatakan maka aku akan menerimanya setulus hatiku . Namun bukan dia , melainkan orang lain . Untuk kedua kalinya ustad itu memintaku . Pertanda apakah ini ? Allaah.. aku ingin perasaan yang halal.. Aku tak ingin terus menerus dalam posisi yang membingungkan , bahkan untuk masa depanku sendiri . Engkau Maha Membolak-balik Hati , maka tetapkan aku di atas agama-Mu . Aku ingin rasa ini menjadi halal untukku . Maka bukalah tirai hikmah dari semua ini yaa Robb.. Wahai Allah Dzat Yang Maha Suci .

No comments:

Post a Comment